Apakah ini yang dinamakan mencintai agama
ketika engkau ayunkan parangmu
kepada semut-semut tanah
di bumi yang gersang
menunggu sang ayah pulang
hingga semut pun tidak percaya
jika gula itu manis
kalau mawar itu indah.
Apakah ini yang dinamakan mencintai Tuhan
ketika engkau palingkan wajahmu dari-Nya
kepada wajah yang tidak jelas wujudnya
engkau ikuti ke mana arahnya
engkau yakinkan semua ucapnya
lalu tenggelam dalam rawa-rawa
tidak berdasar
penuh kegelapan
dan makin menjauhi cahaya
pemberian kekasih yang terlupakan
Apakah ini yang dinamakan mencintai Rasulullah
ketika setiap jejak kaki
membawa dosa ke udara
alirkan kemunafikan tak terbaca
kepada langit dan bumi tercinta
hingga merpati yang baru belajar terbang
musti terhuyung kepayahan
karena dada sakit menyesakkan
oleh noda-noda sang khalifah
Apakah ini yang dinamakan mencintai saudara
ketika setiap hembusan nafas
engkau lontarkan bau busuk
menyusup ke dalam tanah
mengotori air tersucikan
hingga saudaramu terhuyung terjatuh
kedalam selokan bernanah
dari lukanya sendiri.
Sabtu, 31 Oktober 2009
Jumat, 16 Oktober 2009
BALADA DAUN KERING
Sehelai daun kering jatuh di taman
di samping bangku panjang bercat hijau tua
saat kubersandar pada lamunan panjang
tentang
sayang
rindu
cinta
pada bunga di sudut hati
Daun kering bergoyang-goyang
lalu melayang disapu angin
terbang di atas pucuk-pucuk rumput
sambil mengejek yang merangkak di tanah
bercanda dengan burung merpati genit menyapa sang daun
daun kering jatuh mencium tanah
bukan di dalam taman
tidak dipayungi teduh akasia
jatuh berselimut lumpur
semut hamya bisa menertawakannya
tak mampu terbang menantang angin
atau
membusungkan dada pada dunia.
di samping bangku panjang bercat hijau tua
saat kubersandar pada lamunan panjang
tentang
sayang
rindu
cinta
pada bunga di sudut hati
Daun kering bergoyang-goyang
lalu melayang disapu angin
terbang di atas pucuk-pucuk rumput
sambil mengejek yang merangkak di tanah
bercanda dengan burung merpati genit menyapa sang daun
daun kering jatuh mencium tanah
bukan di dalam taman
tidak dipayungi teduh akasia
jatuh berselimut lumpur
semut hamya bisa menertawakannya
tak mampu terbang menantang angin
atau
membusungkan dada pada dunia.
Kamis, 03 September 2009
ULTIMATUM
Kudengar
jika ada orang yang menyepelekan
salah satu elemen bangsa ini
kepalanya akan tergeletak
di atas pusara para ksatria.
jika ada orang yang menyepelekan
salah satu elemen bangsa ini
kepalanya akan tergeletak
di atas pusara para ksatria.
Rabu, 19 Agustus 2009
LENIE ALLEN 2
Bintang itu cahayanya terus membesar
seiring bumi berjalan di sisi mentari
kudapatkan terangnya
kuperoleh indahnya
kuterima sejuknya…
seiring bumi berjalan di sisi mentari
kudapatkan terangnya
kuperoleh indahnya
kuterima sejuknya…
Senin, 10 Agustus 2009
METAMORFOSIS
Matahari terbit di hati
hangat jiwa sang insan
menyeluruh ke badan
bebaskan lara di dada
desiran nafas berhembus pelan
menepis angin di sekeliling
dan muncullah nurani cinta
di tiap celah kulit insan
yang tercinta
hangat jiwa sang insan
menyeluruh ke badan
bebaskan lara di dada
desiran nafas berhembus pelan
menepis angin di sekeliling
dan muncullah nurani cinta
di tiap celah kulit insan
yang tercinta
Jumat, 31 Juli 2009
BAGHDATH 2
Hari ini
apa yang sebaiknya kukatakan padamu
ketika masih terngiang beberapa minggu yang lalu
anak umur balita meninggal percuma
sebelum mengenal indah dunia
sang ibu menengis tak henti
sementara sang ayah tak kuasa menahan beban
yang dirasakan terlalu berat
ditanggung manusia sepertinya
Darahnya terus mengalir
dan perbanpun telah memerah
Aku tak yakin bisa menjelaskan
karena aku pun patung peradaban
yang telah kehilangan nyawa
ketika kusuguhkan semesta yang terberai
kukira nyawaku telah terbang
ketika serpihan tanah bercampur daging itu
melayang ke langit
mengadu pada Tuhannya
Aku hanya menunduk
ya
hanya menunduk saja
di depan TV dan teh yang menjadi dingin
29042003
apa yang sebaiknya kukatakan padamu
ketika masih terngiang beberapa minggu yang lalu
anak umur balita meninggal percuma
sebelum mengenal indah dunia
sang ibu menengis tak henti
sementara sang ayah tak kuasa menahan beban
yang dirasakan terlalu berat
ditanggung manusia sepertinya
Darahnya terus mengalir
dan perbanpun telah memerah
Aku tak yakin bisa menjelaskan
karena aku pun patung peradaban
yang telah kehilangan nyawa
ketika kusuguhkan semesta yang terberai
kukira nyawaku telah terbang
ketika serpihan tanah bercampur daging itu
melayang ke langit
mengadu pada Tuhannya
Aku hanya menunduk
ya
hanya menunduk saja
di depan TV dan teh yang menjadi dingin
29042003
Jumat, 24 Juli 2009
BAGHDATH
Ketika...
aku berjalan di tepi kota
menikmati indah bumi persada
kudengarkan riuh burung berdongeng
kepada para penerusnya
katanya
jika sebuah peradaban telah musnah
harapan dan cinta akan tertinggal
di genangan yang tak dikenal.
aku berjalan di tepi kota
menikmati indah bumi persada
kudengarkan riuh burung berdongeng
kepada para penerusnya
katanya
jika sebuah peradaban telah musnah
harapan dan cinta akan tertinggal
di genangan yang tak dikenal.
Langganan:
Postingan (Atom)