Sabtu, 31 Oktober 2009

MAHABBAH

Apakah ini yang dinamakan mencintai agama
ketika engkau ayunkan parangmu
kepada semut-semut tanah
di bumi yang gersang
menunggu sang ayah pulang
hingga semut pun tidak percaya
jika gula itu manis
kalau mawar itu indah.

Apakah ini yang dinamakan mencintai Tuhan
ketika engkau palingkan wajahmu dari-Nya
kepada wajah yang tidak jelas wujudnya
engkau ikuti ke mana arahnya
engkau yakinkan semua ucapnya
lalu tenggelam dalam rawa-rawa
tidak berdasar
penuh kegelapan
dan makin menjauhi cahaya
pemberian kekasih yang terlupakan

Apakah ini yang dinamakan mencintai Rasulullah
ketika setiap jejak kaki
membawa dosa ke udara
alirkan kemunafikan tak terbaca
kepada langit dan bumi tercinta
hingga merpati yang baru belajar terbang
musti terhuyung kepayahan
karena dada sakit menyesakkan
oleh noda-noda sang khalifah

Apakah ini yang dinamakan mencintai saudara
ketika setiap hembusan nafas
engkau lontarkan bau busuk
menyusup ke dalam tanah
mengotori air tersucikan
hingga saudaramu terhuyung terjatuh
kedalam selokan bernanah
dari lukanya sendiri.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar